Perangkap Tikus Sederhana Efektif Kurangi Serangan

Perangkap-tikus-sederhana.-Efektif-kurangi-serangan

Dunia pertanian seringkali disebut sebagai pekerjaan yang tidak tentu hasilnya. Selain iklim yang bisa berubah-ubah, hama dan penyakit di dunia pertanian kadang sulit ditebak. Berbagai macam teknologi diterapkan untuk mengurangi resiko pada pertanian, banyak yang berhasil tapi tidak sedikit yang gagal.

Pada dasarnya, dunia pertanian menjadi dunia yang bukan lagi yang tidak tentu melainkan menjadi sumber ekonomi masyarakat dan mampu mengangkat kondisi ekonomi masyarakat. Salah satu hama yang sampai sekarang susah dikendalikan adalah hama tikus. Hewan pegerat ini merusak batang tanaman, khususnya padi. Seringkali dalam satu luasan lahan, para petani melakukan pembasmian tikus secara serentak di awal musim tanam (istilah Jawa: gropyokan) sehingga pada saat padi sudah tumbuh, tikus sudah tidak ada. Namun cara ini kadang tetap meninggalkan beberapa tikus yang akan mengundang tikus lain sehingga makin banyak dan merusak tanaman. Karena itu, setelah kegiatan gropyokan, perlu ada lagi yang perlu dikerjakan untuk mengendalikan tikus. Salah satu cara yang cukup efektif adalah memasang perangkap tikus.

Berikut penjelasan pembuatan perangkap tikus sederhana sebagai salah satu pilihan perangkap yang mudah dikerjakan

Siapkan alat dan bahan sebagai berikut.

  1. Botol Aqua atau sejenis
  2. Ember
  3. Benang
  4. Minyak jelantah/sesuatu yang jadi kesukaan tikus
  5. Pisau/gunting

Cara pembuatan

  1. Lubangi bagian bawah dan atas (alas dan tutup) berukuran kecil untuk benang masuk.
  2. Masukan benang ke dalam botol melalui lubang tadi sampai ujung benang keluar di lubang yang satunya
  3. Ikat kedua ujung benang pada tepi kanan-kiri ember. Usahakan supaya botol berada di posisi tengah ember, bisa berputar dengan lancar
  4. Isi ember dengan air setinggi 15-20cm (kondisi dimana tikus tidak bisa lolos), taruhlah potongan ikan atau sesuatu yang disukai tikus.
  5. Oleskan minyak jelantah pada botol sampai baunya tercium

Cara kerja

  1. Perangkap sebaiknya dipasang pada sore menjelang malam. (tikus biasanya beraksi saat malam hari). Ember dimasukan ke dalam lumpur sampai tinggal 5-10 cm di permukaan.
  2. Tikus akan teralih oleh bau minyak jelantah atau potongan ikan.
  3. Tikus akan melompat ke botol untuk mencari sumber bau tersebut.
  4. Botol otomatis akan berputar dan tikus akan jatuh ke dalam ember yang berisi air.
  5. Tikus akan kesulitan keluar karena kukunya tidak bisa menembus ember sebagai tumpuannya untuk naik, sementara tenaganya makin habis karena ember berisi air
  6. Suara tikus yang terperangkap akan mengundang tikus lain untuk datang, dan akan masuk ke dalam perangkap.

Itulah salah satu model perangkap sederhana yang bisa dibuat petani sebagai bentuk pengendalian tikus.

Write a comment